Resensi Novel LOVE IS FRIENDSHIP

Alus DIY
By -
0

 


Ketika cinta bertepuk sebelah tangan,

persahabatan adalah sandaran yang paling setia

( Witri Prasetyo Aji )

            Salsa, Shila dan Tora mereka bertiga saling bersahabat. Memiliki perbedaan karakter, membuat persahabatan mereka nampak begitu sempurna. Salsa sang primadona sekolah yang selalu menjadi magnet kaum adam, Shila yang biasa saja, dan Tora sang kutu buku yang kerap disebut ‘banci’.

            Meskipun Salsa selalu dikejar banyak cowok, ternyata Salsa selalu menolak mereka semua. Alasannya karena satu yakni Evan yang berhati batu yang cuek atas cinta yang diberikan Salsa, membuat Shila dan Tora tak menyukai Evan. Bagi Shila mantan sahabat kecil Evan dan Tora, Evan selalu jual mahal.

            Salsa sadar, kedua sahabatnya tak menyukai sikapnya yang terlalu agresig mengejar cintanya Evan. Tapi apa boleh dikata, salsa cinta mati pada Evan dan tak peduli dengan nasehat-nasehat sahabatnya.

            Salsa merasa sahabat-sahabatnya tak pernah mengertinya. Hingga di sekolahnya ada siswa baru yang bernama Faya. Bagi Salsa, faya yang pendiam itu mengertinya karena mau mendengarkan isi hatinya dan menyetujui hubungannya dengan Evan. Bahkan Faya bersedia mencomblangkan Salsa dengan Evan.

            Salsa sangat percaya pada Faya yang baru dikenalnya. Hingga Salsa menjauhi kedua sahabatnya, Shila dan Tora.

            Besar harapan Salsa bahwa Faya akan berhasil mencomblangkan dengannya. Bahkan, begitu kuat kepercayaan yang Salsa berikan kepada Faya. Salsa yang gampang cemburu pun begitu santai melihat Evan jalan berdua bersama Faya. Karena Salsa yakin, kedekatan Evan dan Faya adalah salah satu trik Faya untuk mempersatukan Salsa dan Evan.

            Tapi yang namanya cinta, siapa yang mampu menolaknya. Dekat dengan Evan dan sering jalan berdua bersama Evan telah menumbuhkan benih-benih cinta di hati Faya. Apalagi Evan dan Faya mempunyai cerita keluarga yang hampir sama, tumbuh tanpa kasih sayang orang tua.

 

            Shila dan Tora tau tentang kedekatan Evan dan Faya yang tak wajar, meski sebenarnya Evan hanya kasian pada Faya karena mempunyai kisah yang hampir sama. Tapi Tora dan Shila tak peduli itu, mereka tetap bicara pada salsa bahwa evan dan faya mengkhianati kepercayaan salsa. Salsa tak percaya.

            Hingga suatu ketika, salsa membaca buku diary Faya yang ternyata berkisah tentang isi hati Faya pada Evan. Salsa merasa dikhianati. Dia memutuskan pertemanannya dengan Faya dan membuang jauh-jauh rasa cinta nya pada Evan. Tak peduli dengan Evan dan Faya yang berusaha menjelaskannya.

            Dan ditengah lukanya itu, Salsa akhirnya kembali pada Tora dan Shila, sahabatnya yang sesungguhnya.

            Hari pun terus berlalu. Tak terasa masa SMA mereka akan berakhir. Salsa masih belum bisa memaafkan Evan dan Faya. Tapi Evan tak peduli itu. Di malam perpisahan sekolah, Evan mengungkapkan perasaanya selama ini pada Salsa. Tapi, Salsa menolaknya.

            Dan paginya, Salsa meninggalkan Jakarta menuju Sidney. Tora yang sebenarnya selama ini menyimpan rasa pada Salsa, memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaanya pada Salsa. Tapi sayang Salsa hanya menganggap Tora sebatas sahabat saja. Sementara Shila yang sedang jatuh hati pada Tora, menyimpan lukanya dalam-dalam ketika melihat Tora mengungkapkan perasaanya pada Salsa. Sementara itu, Evan yang berniat bertemu dengan Salsa di hari kepergian Salsa, justru mengalami kecelakaan hebat dan mengalami kelumpuhan.

            Lima tahun berlalu..

            Salsa kembali ke indonesia. Hatinya masih tetap samaa, mencintai Evan. Begitu juga dengan Tora, meskipun kini dia telah menjelma menjadi pengusaha kaya yang selalu dikejar-kejar para gadis, tapi ternyata hatinya tetap memilih Salsa yang selalu menganggapnya sahabat.

            Tora memang kecewa karena Salsa kembali hanya untuk mencari Evan yang entah dimana. Hingga suatu hari, Salsa datang ke pesta pernikahan bawahannya. Dan betapa terkejutnya Salsa ketika dilihatnya sang mepelai laki-laki tak lain adalah Evan. Tapi ternyata dugaan Salsa salah. Mempelai lelaki yang mirip sekali dengan Evan itu adalah Irfan, saudara kembar Evan.

            Lantas dimana Evan ?

            Damar, sahabat terdekat Evan sewaktu SMA akhirnya mengungkapkan dimana Evan selama ini. Ternyata Evan gila. Dia frustasi dan berulang mencoba bunuh diri setelah mengalami kecelakaan itu dan seketika lumpuh. Tapi Salsa tak peduli itu, hatinya masih kokoh untuk Evan seorang.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)