Minggu, 14 Januari 2018

Pustakawan Plus Knowledge Sharing Session "Library Services For People with Diasabilities"



              Yogyakarta, 2 Desember 2017- Divisi PP Alus Diy mengadakan Knowledge Sharing Session yang bertemakan “Library Service for People with Dissabilities” yang diadakan di Teatrikal Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati  Hari Disabilitas Sedunia yang jatuh pada tanggal 3 Desember. 

Kegiatan ini penting dilakukan oleh para calon pustakawan, karena pustakawan harus bisa menjadi orang yang mampu memberikan informasi kepada semua pengunjung perpustakaan baik yang difabilitas maupun yang tidak. Khususnya untuk pengunjung yang menyandang disabilitas, pustakawan harus mampu mengetahui akses apasaja yang mereka butuhkan.

           
Pada sesi pertama, Fuad Bayu Prabowo, SIP selaku narasumber yang juga pernah menjabat sebagai ketua Alus Diy periode 2013/2014 mengemukakan tentang representasi Inklusifitas pada perpustakaan melalui aksesibilitas bagi penyandang difabilitas, dimana perpustakaan harus memiliki aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Ditampilkan juga mengenai perpustakaan yang telah memiliki akses dan fasilitas bagi penyandang disabilitas.

Juga dilakukan peragaan menggunakan bahasa isyarat bagi penyandang tunarungu oleh salah satu peserta  bernama Annisa Kusuma W. Dia memberikan contoh gerakan jari menggunakan sistem Disindo, dan semua peserta mengikutinya. Kemudian beberapa peserta ditunjuk untuk memperagakan kembali apa yang telah dia pelajari tadi. 

               

Pada sesi kedua, Abdullah Fikri, S. Hi, M. Si selaku Koordinator PLD UIN Sunan Kalijaga dan Editor Jurnal  Inklusi PLD memberikan materi mengenai Etiket menghadapi penyandang disabilitas dan prinsip aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di lingkup perpustakaan. Disini beliau menyarankan kita para nondisable untuk peka dan membantu para penyandang disabilitas dalam berbagai kegiatan.

Harapan kedepannya, para penyandang disabilitas mendapatkan pelayanan khusus yang dapat menunjang kegiatan mendapatkan informasi khususnya di perpustakaan.

Sabtu, 30 Desember 2017

Reuni Akbar ALUS 1 Dekade

ALUS (Asosisasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan) mengadakan reuni akbar bertemakan “Kembali Bersama untuk Membangun Solidaritas Antar Generasi ALUS”. Reuni akbar ini diadakan sekaligus untuk mensyukuri 10 tahun atau 1 dekade berdirinya ALUS. Reuni akbar ini diselenggarakan di Villa Griya Taruna, Kaliurang, Yogyakarta pada Senin-Selasa, tepatnya 25-26 Desember 2017. 


Dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari para demisioner dan anggota ALUS mulai dari periode 2007-2017. Para peserta sangat antusias dan senang terhadap pelaksanaan acara ini. Bahkan ada yang berasal dari luar kota yang menyempatkan diri untuk mengikuti acara ini. Di sisi lain, dengan ada acara ini, para anggota ALUS dapat mengenal satu sama lain sehingga dapat mempererat solidaritas.

Kegiatan dalam acara reuni yang berlangsung selama dua hari tersebut terdiri dari launching buku ALUS. sharing ilmu & pengalaman, diskusi bersama, sekaligus pengukuhan sejarahwan ALUS. Launching buku ALUS oleh Hendi Prasetyo, yang mana juga berperan sebagai penulisnya. Buku ALUS ini berisi rekaman tentang perjalanan ALUS mulai dari berdirinya hingga sampai saat ini. Setelah acara launching buku ALUS, ada selingan acara yaitu bertukar kado sesama peserta. Kemudian dilanjutkan dengan sharing ilmu dan pengalaman disampaikan oleh para perwakilan demisioner setiap angkatan. Mereka dengan senang berbagi ilmu dan pengalaman seputar masa periode kepengurusan masing-masing. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari pertama.

Pada hari kedua, sebelum memulai acara diskusi dan pengukuhan sejarawan, dilaksanakan senam bersama untuk menyegarkan pikiran dan membuat badan sehat. Setelah itu, dilanjutkan dengan acara diskusi bersama yang menghasilkan tentang pembuatan bulletin ALUS untuk periode kepengurusan tahun 2017-2018. Setelah pembahasan tentang bulletin ALUS secara intens, maka sampai pada acara pengukuhan sejarahwan ALUS, yaitu Hendi Prasetyo.

Selama dua hari, dengan adanya acara tersebut, semoga para anggota ALUS tetap solid dan mampu menjalankan tugas dengan baik.
Selamat 1 Dekade ALUS!
Salam Keluarga ALUS, Salam Literasi!

Keluarga ALUS DIY, Berpikir Kreatif dan Berjiwa Besar!

Sabtu, 02 Desember 2017

ALUS Goes To School (AGTS) 2017






Dikutip dari Tribunnews.com edisi 15/05/2017, berdasarkan studi Most Littered Nation in the World 2016 minat baca di Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara. Berdasarkan hasil penelitian tersebut kita perlu meningkatkan literasi masyarakat Indonesia. Bung Hatta pernah melontarkan kata-kata yang kemudian menjadi kutipan unggulannya, yaitu “Aku reladi penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bisa bebas”. Tidak hanya Bung Hatta yang secara khusus menempatkan membaca sebagai cara untuk membebaskan diri dari belenggu kebodohan, Bung Karno yang merupakan sahabat bung Hatta dan presiden pertama Indonesia tentu tidak terlahir dengan segudang pengetahuan luas akan kebangsaan, lengkap dengan jiwa kepemimpinan dan kemampuan berpidato yang berapi-api. H.O.S Tjokoroaminoto-lah yang memperkenalkan buku kepada Soekarno muda.


Dalam meningkatkan minat baca masyarakat ini tentunya dibutuhkan peran perpustakaan. Dengan perpustakaan akan tertolonglah masyarakat ekonomi lemah dalam mengakses informasi yang mereka perlukan.  Dalam kasus ini perpustakaan dapat dikatakan menjadi sarana mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga dapat dikatakan bahwa keberadaan perpustakaan juga merupakan penghayatan falsafah Negara kita yaitu Pancasila.


Guna mewujudkan hal tersebut, ALUS DIY kembali menyelenggarakan AGTS (ALUS Goes to School) Jilid 5 dengan harapan dapat meningkatkan fungsi perpustakaan sekolah dan minat baca siswa serta minat siswa untuk mengunjungi perpustakaan, pada Jum’at dan Sabtu (17-18/11/2-17). Kegiatan ini diadakan di 8 sekolah di 5 kota/kabupaten di DIY tepatnya di SD Siyono 3 Gunung Kidul, SD Timuran Kota Jogja, SD Sindet Bantul, SD Patalan Baru Bantul, SD Imogiri Bantul, SD Bakalan Bantul, SD Ngemplak Sleman, dan SD Karangsari 2 Kulon Progo. Kegiatan yang dilangsungkan meliputi story telling, games, pustakawankecil, dan perpustakaan keliling.





Jumat, 03 November 2017

PELATIHAN OTOMASI PERPUSTAKAAN -SLiMS 2017


      Yogyakarta, 21 Oktober 2017- Library is a growing organism. Era informasi saat ini lembaga perpustakaan berlomba-lomba untuk mengintegrasikan perpustakaan dengan teknologi informasi untuk membangun perpustakaan digital supaya mudah di akses oleh masyarakat masa kini. Pengotomatisasian perpustakaan ini salah satunya yaitu dapat dilakukan dengan memanfaatkan software SLiMS (Senayan Library Management System). Sebagai generasi calon pustakawan muda  akan sangat membantu sekali jika sudah ditanamkan pengetahuan awal atau pengenalan SLiMS sejak awal. Oleh Karena Itu, ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan melalui devisi Pengembangan Profesi (PP), mengadakan pelatihan otomasi perpustakaan  guna membantu kawan-kawan semua agar nantinya terbiasa dengan SLiMS (Otomasi perpustakaan).
       Pelatihan otomasi perpustakaan yang diadakan di Ruang perkuliahan (R-104) Fakultas Adab  dan Ilmu Budaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan dipandu oleh kak Fajar Gumilar dan Kak Kunto Aji  ini diikuti oleh beberapa anggota ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan terutama anggota muda.
       Tepat pukul 08.30 WIB, Kegiatan pelatihan dimulai dengan pengenalan SLiMS kepada seluruh anggota. Melanjut pada materi selanjutnya yaitu penginstallan software SLiMS pada laptop masing-masing peserta. Dengan perhatian penuh dan antusiasme yang tinggi para peserta mengikuti materi step by step sebagai mana  panduan dari kedua pemateri. Ketika tahap peng-install-an selesai, para peserta diminta untuk mengoperasikan SLiMS yang telah diinstal. Seperti meng-input buku, membuat kartu anggota,  menjalankan sirkulasi, mencetak barcode, dan lain sebagainya. 
       Pada pukul 13.00, melihat semua materi telah tersampaikan, acara pelatihan akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama pemateri.

Senin, 09 Oktober 2017

MAKRAB ALUS ASOSIASI MAHASISWA ILMU PERPUSTAKAAN 2017-2018


   


     Malam keakraban (MAKRAB) merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan merupakan salah satu program kerja divisi keanggotaan yang bertujuan untuk meningkatkan keakraban dan keharmonisan antar anggota ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan. MAKRAB tahun 2017 ini mengambil tema “Harmoni dalam Kekeluargaan”.
     MAKRAB 2017 dilaksanakan pada tanggal 7-8 Maret 2017 di Bumi Perkemahan Gondang 2, Wukirsari, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 44 anggota muda ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan ditambah dengan beberapa  panitia. selain itu kegiatan MAKRAB ini juga dihadiri oleh beberapa demisioner ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang sekaligus memberikan materi ke-ALUS-an kepada anggota muda serta mengukuhkan para anggota muda.
      Hari pertama MAKRAB seluruh peserta dan panitia pendamping berangkat dari halaman Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga  tepat pukul 09.00 WIB dan sampai sekitar pukul 10.00 WIB. Acara pembukaan Makrab yang disampaikan oleh Lia Dwi Astuti sebagai ketua panitia dan pengenalan devisi-devisi yang disampaikan oleh masing-masing ketua devisi menjadi pembuka acara MAKRAB 2017-2018, diikuti ishoma dan makan siang bersama. Sementara untuk kegiatan sore hari diisi dengan pembagian devisi anggota muda dan diskusi devisi hingga ditutup dengan tadarus bersama setelah jamaa’ah sholat Maghrib.
     Memasuki malam hari, para anggota muda disuguhkan materi ke-ALUS-an yang disampaikan oleh Supriadi Jhondy dan materi sumber informasi yang disampaikan oleh Furqon. Acara malam keakraban ini semakin mencair dengan adanya penampilan pentas seni dari anggota muda yang telah terbagi dalam beberapa kelompok.
     Tepat pukul 02.00 WIB (08/10), seluruh anggota muda diharuskan bangun guna mengikuti jurit malam yang menjadi salah satu media pendalaman pengetahuan para anggota muda tentang ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Kemudian berlanjut pada pengukuhan para anggota muda yang dilaksanakan pada waktu subuh tiba.
    Hari kedua MAKRAB diisi dengan senam pagi dan beberapa games menarik dan menghibur diantaranya Cinderella, Estafet Air, Tarung Ayam serta Dragon Ball. Antusiasme tergambar di wajah para anggota muda, mereka sangat menikmati kegiatan demi kegiatan MAKRAB ini.

     Setelah istirahat beberapa waktu, MAKRAB-pun diakhiri dengan tukar kado, pemberian hadiah penghargaan kepada peserta beserta panitia dan foto bersama sebagai kenang-kenangan. Setelah dilaksanakannya kegiatan MAKRAB ini, diharapkan  dapat meningkatkan keharmonisan serta rasa kekeluargaan antara angota muda, anggota biasa serta demisioner ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan. 






Sabtu, 16 September 2017

Penerimaan Anggota Baru (PAB) ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan 2017-2018

     Kemajuan teknologi informasi saat ini sudah memberikan dampak untuk berbagai hal, salah satunya terhadap pergeseran peran pustakawan yang kini sudah tidak terbatas sebagai "penjaga buku". Periode sekarang ini pustakawan dituntut mampu menjadi fasilitator informasi, mampu memperkenalkan dunia kepustakaan kepada masyarakat secara umum serta  mampu menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang menarik untuk dikunjungi. Kemampuan untuk mengolah perpustakaan yang sedemikian ini tidak bisa didapatkan hanya dengan mengandalkan bangku kuliah. Perlu adanya wadah bagi para calon pustakawan untuk lebih mengasah kemampuannya dalam mengelola perpustakaan.
    Berdasarkan pada hal tersebut, ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dengan visinya "Meningkatkan profesionalisme kepustakawanan" dan melalui devisi Keanggotaan pada sabtu (16/09) telah melaksanakan serangkaian proses seleksi penerimaan anggota baru (PAB) periode 2017/2018. 
    Serangkaian acara PAB periode ini dilaksanakan di taman Convention Hall UIN Sunan Kalijaga dan dihadiri oleh lebih dari 30 calon anggota baru ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang telah mendaftar sebelumnya serta beberapa Demisioner ALUS Asosiasi Mahasiswa ilmu perpustakaan. 

   Pengenalan keempat divisi ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan menjadi awal dari serangkaian kegiatan seleksi PAB kali ini. Kemudian dilanjutkan dengan wawancara dari setiap calon anggota baru, dimana wawancara ini terbagi dalam 6 stand terpisah yang telah diisi oleh para demisioner. Dalam wawancara ini para calon anggota baru selain diharuskan menjawab berbagai pertanyaan, mereka juga harus menyerahkan salah satu syarat yang telah ditentukan sejak awal prosesi pendaftaran anggota baru ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan (Fotografi, desain dan karya tulis).
   Setelah semua calon anggota baru selesai diwawancarai oleh para demisioner, rangkaian acara prosesi Penerimaan Anggota Baru (PAB) ditutup dengan pengambilan foto bersama seluruh peserta, demisioner dan panitia. 



Sabtu, 19 Agustus 2017

Struktur Kepengurusan ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Periode 2017-2018