Selasa, 17 November 2020

PELATIHAN DESAIN BERSERI #2 : Shaping Dulu Baru Shopping

            Sabtu (14/11/2020), telah dilaksanakan Pelatihan Design Berseri Seri Kedua oleh Divisi PERS ALUS, yang hanya di peruntukan untuk Anggota Divisi PERS dan Internal ALUS. Pelatihan Desain diadakan melalui via ZOOM.  Masih dengan tema yang sama  “Desain Asyique dari Rumah”, namun dengan materi yang berbeda yaitu Shaping.

Shaping itu apa sih? Kali ini partisipan diajak untuk membentuk benda-benda yang sudah di sketsa sebelumnya untuk selanjutnya sketsa tersebut di digitalisasi dalam software design Adobe Illustrator.

            Acara dimulai pada pukul 15.00 WIB dan dibuka oleh dua MC dari Anggota Muda Divisi PERS. Acara selanjutnya adalah acara inti, yaitu materi yang dibawakan oleh narasumber sekaligus demisioner ALUS, Mas Muhammad Furqon. Materi pertama adalah shaping bentuk, bagaimana caranya untuk membentuk suatu benda atau sketsa yang telah digambar sebelumnya menggunakan shape tools dan pen tools untuk selanjutnya dapat diwarnai. Dalam seri kali ini tidak hanya membahas tentang shaping saja, tetapi juga coloring. Mas Furqon menjelaskan secara step by step tentang color guide, dan bagaimana cara pemilihan warna yang sesuai dengan color theory yang berguna dalam design komunikasi visual.

Acara terakhir adalah penutupan dan sesi foto bersama. Seri kedua dilaksanakan secara antusias, adanya diskusi terbuka antara narasumber dan partisipan menjadikan Pelatihan Design Berseri menjadi semakin asyique. Bahkan anggota-anggota muda ALUS yang mengikuti acara ini banyak yang sudah mahir dan paham dengan design digital. Semoga dengan adanya Pelatihan Design ini, partisipan dapat menggunakan ilmu yang dipelajari untuk kegiatan yang bermanfaat baik dalam kegiatan kealusan maupun diluar ALUS. Sampai jumpa di Pelatihan Design #3! Salam Anggota ALUS! Salam Literasi!

Sabtu, 14 November 2020

Move on dari Insecure

Oleh: El-Mairy


Istilah Insecure begitu banyak diperbincangkan, namun apa sih insecure itu?
American Psychology Association (APA) mendefinisikan insecurity sebagai perasaan tidak cukup baik,kurangnya rasa percaya diri ,dan ketidakmampuan untuk menghadapi suatu masalah,diiringi dengan perasaan tidak yakin dan cemas akan tujuan-tujuan, kemampuan, dan relasi yang bersangkutan sengan orang lain.

Bukan hanya itu, pengebab insecure dijelaskan pula oleh Dr. Robert dan Lisa Firesrone yang merupakan seorang psikolog dalam penelitiannya, mereka mengatakan bahwa penyebab seseorang merasa insecure itu dikarenakan  adanya pengalaman hidup yang menyakitkan serta menerima perlakuan buruk dari orang yang dekat dengan kita. Misalnya pernah dibilang tidak bisa apa-apa, atau pernah mengalami kegagalan. Dan pengalaman-pengalaman tersebuat secara tidak langsung terkonsep dan termanisfestasi dalam alam bawah sadar kita dan membentuk pikiran negatif mengenai diri kita sendiri.

Lalu bagaimana caranya agar kita mengatasi insecure itu? mengutip dari sehat mental.id  Ada 6 cara mengatasi perasaan insecure yang muncul dalam diri kita.

Pertama  Berikan waktu untuk diri kita, supaya diri kita ‘sembuh’dari kegagalan dan penolakan dimasa lalu dan beradaptasi dengan keadaan saat ini.

Kedua  carilah orang yang bisa kamu ajak diskusi mengenai perasaan insecure yang kamu rasakan. Berdiskusi dengan orang yang tepat akan membuat kamu mematahkan penyebab dari perasaan insecure yang timbul serta bagaimana kamu bisa mengatasinya.

Ketiga Yakinlah pada diri sendiri bahwa kamu bisa menjadi seseorang yang baik.

Keempat  Jika kamu merasa gagal, segerah lakukan evaluasi agar kita mengetahui letak kesalahan kita. Bukan menyalahkan diri sendiri.

Kelima Cobalah menuliskan negative self thought yang muncul dalam diri kamu kedalam sebuah tulisan,misalnya ada pikiran yang muncul “Aku tidak berguna” kamu bisa menuliskannya dengan “Aku ngga berguna” secara tidak langsung hal ini akan membantu kamu menyadari bahwa pendapat tentang diri kamu itu salah, dan itu tidak dapat dijadikan sebagai cara kamu memandang diri mu yang sebenarnya.

Dan yang keenam, setelah kamu menuliskan negative selfe thought yang muncul, kamu bisa mulai melakukan refleksi, apakah pikiran yang muncul tersebut ada hubungannya dengan pengalaman kamu dimasa lalu?

Dari keenam cara tersebut bisa kamu terapkan untuk membantu memahami bagaimana mengatasi perasaan insecure itu. sedangkan cara mengatasi insecure menurut saya sendiri yaitu dengan memperbanyak syukur kepada Allah. Sebelum itu langkah awal untuk bisa menghilangkan perasaan insecure itu dengan cara berdamai dengan diri kita sendiri. Seseorang yang sudah merdamai dengan dirinya sendiri ia akan mencintai dirinya sendiri.  Mencintai diri sendiri adalah salah satu bentuk syukur kepada Allah.

Namun hal ini tetap kembali lagi kediri kamu, nasehat apapun itu, jika diri kamu sendiri belum menerimanya maka hal itu semua tidak akan ada berubahan. Yang bisa merubah diri sendiri adalah kamu sendiri. Apapun itu, diri sendirilah yang jadi penentu untuk hidup kamu sendiri.

Kamu akan dianggap baik jika berada dilingkungan yang tepat dan orang yang tepat”

____

 

Senin, 09 November 2020

PELATIHAN DESAIN BERSERI #1 : Belajar Typhography dari Rumah

            Minggu (08/11/2020), telah dilaksanakan program kerja pertama dari divisi PERS yaitu Pelatihan Design Berseri Seri Pertama, yang hanya di peruntukan untuk Anggota Divisi PERS dan Internal ALUS.  Pelatihan Desain akan diadakan melalui via ZOOM dalam tiga tahap dengan tema “Desain Asyique dari Rumah”. Kegiatan pelatihan seri pertama diawali dengan materi tipografi, yakni teknik memilih dan menata huruf untuk menciptakan kesan tertentu, guna kenyamanan membaca semaksimal dan seefektif mungkin. Meskipun kali ini kita tengah dihadapkan dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk melakukan pertemuan langsung, namun tidaklah menjadi halangan bagi Anggota ALUS untuk tetap produktif.

            Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dibuka oleh dua MC dari Anggota Muda Divisi PERS, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Divisi PERS lalu sambutan Ketua Umum ALUS. Acara berikutnya adalah materi inti yang dibawakan oleh narasumber sekaligus demisioner ALUS, yaitu Mas Muhammad Furqon. Materi pertama dimulai dari penjelasan software design Adobe Illustrator atau biasa disingkat sebagai AI. Dalam materinya, Mas Furqon menjelaskan kegunaan tools pada Adobe Illustrator. Peserta diajak untuk ikut menganalisis perbandingan antara dua poster, lalu berpendapat mengenai apa saja yang harus diperbaiki dalam poster tersebut. Dengan demikian peserta dapat memahami bentuk kesalahan-kesalahan yang dapat dihindari saat membuat sebuah poster. Acara ini dilakukan dengan diskusi terbuka dengan narasumber mengenai tipografi, tips dan trik membuat poster yang baik dan benar, dan segala hal yang berkaitan dengan pemilihan font, warna dan tata letak sebuah tulisan dalam poster.

            Acara terakhir adalah penutupan, tentu sebelum acara berakhir tidak lupa sesi foto bersama dengan seluruh partisipan. Diharapkan setelah berakhirnya kegiatan pelatihan sesi pertama yang akan dilanjut pada minggu depan untuk sesi kedua, seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang telah dibagikan baik dalam kegiatan kealusan maupun diluar ALUS. Salam Anggota ALUS! Salam Literasi!

Sabtu, 07 November 2020

ALMOND [novel] - #reviewchu | Baca bentar yuk!

oleh #reviewchu – Sabtu, 07 November 2020

 

Sebuah novel korea pertama yang gercep kubaca setelah ngeliat Namjoon dan Yoongi baca buku yang sama di acara variety show mereka “BTS In The Soop” yang tayang bulan Agustus lalu. Alhamdulillah nggak kehabisan (karena ARMY pastinya gercep banget borong semua stok wkw), harganya ramah di kantong juga, and it’s all worth it! <3

Novel karya Sohn Wong-pyung ini bercerita tentang seorang anak laki-laki bernama Yunjae yang terlahir dengan kondisi otak yang disebut Alexithymia; membuatnya sulit untuk merasakan atau membaca emosi seperti ketakutan atau amarah.

Yunjae tinggal bersama ibu dan neneknya yang samasekali tak terganggu dengan kondisinya itu. Kemudian pada Malam Natal yang bertepatan dengan ulang tahun ke-16 Yunjae, segalanya berubah. Sebuah tindakan kekerasan yang mengejutkan menghancurkan dunianya, meninggalkannya sendirian. Ia berjuang untuk mengatasi kehilangannya, sampai seorang remaja bermasalah, Gon tiba di sekolahnya dan mulai menggertak Yunjae.

Ceritanya sangat menarik karena kita diajak mengikuti perjalanan tumbuh kembang si karakter utama dan cara berpikirnya yang nggak biasa. Yunjae benar-benar ingin tau lebih banyak hal dan berusaha mengerti segala emosi yang ada di dekatnya. Baca buku ini bisa ngebuka pikiran kita untuk melihat dunia dari berbagai sudut pandang.

 

“Biasanya orang-orang tidak peduli dengan kemalangan orang lain dengan alasan terlalu jauh, namun mereka juga tidak melakukan hal apa pun atas kemalangan yang terjadi di hadapan mereka dengan alasan rasa takut yang begitu besar. Kebanyakan orang tidak melakukan apa pun ketika merasakannya dan dengan mudah melupakan rasa simpatinya.

 

Bahasa Indonesia untuk terjemahannya sendiri enak dibaca, nggak baku kayak kebanyakan novel terjemah, dan gampang banget dimengerti. Bab-babnya pun cukup singkat, nggak sampai 300 halaman kok! Aku sejak baca halaman pertamanya aja udah langsung tenggelam ke dalam cerita dan semakin pengin cepat-cepat balik ke halaman selanjutnya sampai eh tiba-tiba udah tamat aja. Shoutout to mbak Suci Anggunisa dan tim penerjemah, appreciate!

Eh iya, kenapa judulnya “Almond” ya? Apa hubungannya sama cerita penderita Alexithymia? Aku sempat mikir gitu, dan kalau kamu baca novel ini pasti akan manggut-manggutin kepala ngerti, hihi nggak mau spoiler dong.

Pokoknya, novel ini unik banget dan sangat kurekomendasikan, karena seperti yang kubilang di awal tadi: it’s all worth it. Dari buku Almond ini kita bisa dapat pandangan baru mengenai orang maupun hal lainnya, banyak selipan nilai berharga dalam kehidupan serta moral juga yang bisa diambil. Beberapa di antaranya adalah don’t judge a book by it’s cover; jangan melihat dan menilai orang cuma dari satu sisi aja, kita juga nggak boleh ngerasa sotoy alias sok tau tentang seseorang atau hal apapun, dan selalu berhati-hati dengan ucapan kita ke orang lain.

Rate-nya berapa nih? Aku pribadi ngasih 8,5/10 karena novel ini benar-benar menempati satu bagian spesial di dalam hatiku, eaa. Sudah 3 kali re-read lho, hihi, emang se-recommended itu untuk dibaca! Nggak akan nyesel, yakin deh!

Senin, 02 November 2020

Hari Keakraban dan Pengukuhan Anggota Muda ALUS 2020-2021 : Tetap Akrab Walau Terpisah Jarak


Dalam rangka menyambut Anggota Muda ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan 2020, Divisi Keanggotaan mengadakan Hakrab atau Hari Keakraban guna membangun kekeluargaan di antara anggota ALUS. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 1 November 2020 via virtual yaitu melalui Zoom meeting dan juga live streaming di youtube, dengan tema “Tetap Akrab Walau Terpisah Jarak”. Tema ini dipilih dengan harapan setelah anggota muda bergabung dengan ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan, dapat menjalin keakraban besama dengan anggota ALUS lama walaupun terpisah jarak dikarenakan pandemic Covid-19 ini, yang mengharuskan untuk menerapkan sosial distancing. Acara ini tidak hanya diikuti oleh Divisi Keanggotaan dan Anggota Muda saja, tetapi semua anggota divisi ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan demisioner .

Acara dimulai pukul 08.00 WIB yang dibuka oleh MC, kemudian di lanjutkan dengan sambutan dari Ketua umun ALUS dan sambutan dari Demisioner. Acara berikutnya adalah pengenalan Divisi dan Pengurus Harian. Dalam Pengenalan Divisi ini diharapkan dapat memberi pemahaman lebih lanjut tentang setiap Divisi di ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan kepada anggota muda. Dilanjutkan dengan materi Kealusan oleh demisioner. Materi yang pertama disampaikan oleh Pak Jhondy mengenai personal barnding dan motivasi untuk semangat dalam berorganisasi. Materi yang kedua disampaikan oleh Pak Wahid mengenai sejarah ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan.



Acara selanjutnya adalah acara yang paling ditunggu-tunggu oleh anggota muda, yaitu pengumunan pembagian Divisi yang dibacakan oleh Ketua umum ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Setelahnya dilanjutkan dengan pengukuhan anggota muda dengan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh Mas Rizki Agus Priyatno selaku Demisioner, pada saat ikrar, anggota muda wajib membawa dan menyalakan lilin agar memberikan kesan kepada anggota muda. Dengan dilantiknya anggota, berarti anggota muda dinyatakan secara resmi menjadi bagian dari ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan.

Acara yang terakhir adalah penutup, sebelum acara ditutup ada sesi foto bersama dengan seluruh partisipan. Selanjutnya setelah penutupan , setiap anggota Muda akan ikut Focus group discussion di setiap divisi sesuai yang telah diumumkan yang dilakukan via Zoom oleh masing-masing divisi.

Setelah kegiatan Hari Keakraban ini harapannya semoga Keluarga ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan semakin erat dan mampu mengabdi kepada masyarakat. Semoga seluruh anggota dapat belajar dan berproses bersama. Salam Keluarga ALUS! Salam Literasi!!


Sabtu, 31 Oktober 2020

Korektor Handal

Oleh : Elly Dwiyanti Rohmah

 

Sunyi senyap dalam hening

Termenung sekejap mengambil nafas

Gemeletuk tulang terdengar tanpa malu-malu

Seolah menegaskan bahwa ia telah bekerja keras

Meski tanpa imbalan yang pantas


Mendongakkan kepala kutatap langit

Gemuruh tapi tak mendung

Katakan pada angin tentang jenuh

Benar hebat, sungguh dahsyat

Perahu siapa yang tak goyah

Bila dihadang tanpa takaran

Jika dihantam tak peduli ampunan

 

Lantas mereka yang berkicau tanpa menyapa

Terimakasih atas segala suara

Pedulimu yang kadang keliru

Aku anggap sebagai nasihat teman lama

 

Biarlah sejenak diri duduk manis di beranda rumah

Melihat wayang berlagak jadi dalang

Mengkritik ini,

Tanpa bertanya mengapa begitu

Padahal sekat setiap hal bisa membelokkan

Tapi siapa yang peduli?

 

Asik mencaci sesuka hati

Bisingya sungguh merepotkan

  

Sabtu, 24 Oktober 2020

Apakah Kau Mencintaiku?

Oleh : Perawati

 

Qur'an ...

Diammu adalah janji mu,

Bisu mu adalah suaramu,

Begitulah Tuhan menyampaikannya,

Ayat cinta di atas dirimu.

 

Qur'an ...

Telah berulang kali aku menyatakan

Bahwa aku mencintaimu.

Namun tak ku dengar kau

Membalas perasaanku.

 

Tapi akan ku tanya lagi,

Di akhir nanti.

Apakah kau mencintaiku ?.

Ku tunggu jawaban darimu.