Review Buku Magic Hour - ALUS DIY

5 April 2021

Review Buku Magic Hour

 

Magic Hour

            Novel ini berjudul Magic Hour karya Tisa TS & Stanley Meulen. Novel ini diterbitkan oleh Loveable tahun 2015, di Jakarta. Novel ini menceritakan tentang cinta, persaudaraan dan persahabatan serta pengorbanan.

            Seorang gadis pencinta hujan yaitu raina, atau biasa disebut rain. Rain seorang anak panti asuhan yang diangkat oleh tante Flora, ibu dari Gweny. Raina dan Gweny menjadi saudara tiridan Rain bekerja ditoko bunga milik ibunya Gweny (tante Flora).

            “Siapa yang paling sayang sama elo?”

            “Kamu.”

            “Siapa yang paling sayang sama gue?”

            “Aku.”

            Sedalam itu persahabatan antara Raina dan Gweny. Sepuluh tahun Gweny menjadi bagian hidup Raina, belahan jiwanya, hingga muncul Dimas dalam hidupnya.

            Suatu hari, tante Flora meminta Gweny untuk bertemu dengan Dimas. Anak dari sahabatnya semasa SMA, yaitu tante Cindy dan berniat menjodohkan keduanya. Gweny merasa keberataan perjodohan yang dilakukan ibunnya. Gweny meminta Raina berpura-pura menjadi dirinya. Raina enggan menuruti permintaan Gweny untuk menggantikannya. Tetapi Gweny tidak mau, apalagi Raina sempat mengalami kecelakaan sebelum menemui Dimas.

            Tetapi Raina akhirnya menyetujui permintaan Gweny untuk menemui Dimas, setelah bertemu dengan Dimas, disitulah muncul sebuah keajaiban seperti magic hour, yaitu momen penuh keajaiban yang membuat Raina melupakan kesediahannya. Seiring berjalannya waktu mereka saling mencintai satu sama lain. Tapi cinta Raina untuk Dimas, justru membuatnya bimbang, karena ada cinta lain menantinya sejak kecil cinta sahabatnya, Toby. Toby sendiri menjadi sosok malaikat pelindung bagi Raina. Raina tak ingin kehilangan Toby.

            Raina harus dibenturkan oleh pilihan antara cinta atau persahabatan. Tetepi Dimas bukan orang yang dijodohkan untuknya melainkan unduk saudara tirinya yaitu Gweny. Cinta bukanlah cinta jika tidak melalui rintangan. Semakin Raina dan Dimas berjuang semakin banyak pula tragedi yang memisahkan. Hingga sebuah rahasia terbokar bahwa Dimaslah yang menjadi penyebab kecelakaan yang dialami Raina dan merenggut halpenting yang dimilikinya yaitu penglihatannya. Dan Raina pun meminta Dimas untuk pergi dan tidak muncul lagi dihadapan Raina. Hingga Toby mengungkapkan siapa orang yang menakbrak Raina dan menjelaskan bahwa Dimas menghindari Toby yang pada saat itu mau menyebrang hingga menabrak Raina.

            Raina pun mendapatkan donor mata dan ketika di rumah sakit Gweny dititipin tea latte oleh Toby buat Raina. Ketika Raina sudah mendapatkan donor mata dan bisa melihat sekitarnya, Raina melihat tante Flora, Gweny, Toby, dan tante Cindi, tetapi tidak melihat Dimas. Tante Cindi menjelaskan bahwa Dimas masih berada di London. Setelah beberapa hari akhirnya Dimas datang menemui Raina dan mereka bermain dibawah hujan. Ketika Dimas menciup dahi Raina, Raina pun merasa bahwa yang sekarang berada didepannya bukan lah Dimas. Ketika Raina berada dikamarnya dan melihat kotak pink, Raina pun mengambilnya dan membuka kotak tersebut. Dalam kotak tersebut Rain melihat sebuah novel yang bertuliskan Magic Hour Satu Cinta untuk Seamanya Sebuah novel karya RAIN. Raina sangat terkejut dan  setelah beberapa detik Raina mengetahui siapa dibalik novel ini, ya Dimaslah yang berada dibalik novel ini.

             Hingga suatu hari Raina dan Dimas berada di Kawah Ijen. Raina memandangi Kawah Ijen tak henti henti. Hingga Raina memberikan sebuah hadian buat Dimas sebagai hadiah ulang tahun berupa jam tangan. Raina memberikan jam tangan itu karena memiliki arti yaitu kesalahan manusia yang terbesar, adalah tidak pernah menyadari kapan waktunya bisa jadi saat terakhir dalam hidupnya. Karena dalam hidup, gak ad yang abadi, kecuali cinta itu sendiri.

            Sedangkan Gweny numbuh cinta antara dia dengan Toby dan tante Flora menyetujui higga akhirnya Gweny dan Toby akan segera menikah. Sedangkan Raina dan Dimas juga akan menikah setelah Gweny dan Toby.

            Dalam novel ini tak sekedar tentang cinta juga tentang persaudaraan dan persahabatan. Konflik yang terdapat dalam novel ini juga sangat menarik untuk terus dibaca. Novel ini juga dapat membius pembaca agar mengikuti alur ceritanya. Banyak juga kata-kata mutiara yang menyentuh hati dan menguras air mata. Magic hour yaitu sebuah dara romantis yang mengupas tentang perasaan hati dari para remaja yang sering kali terjebak dalam cinta segitiga.

            Yang kita dapatkan dari novel ini yaitu tentang kehidupan yaitu ketegaran, ketulusan hati, kejujuran dan menyadari betapa berharga dan berwarnanya hidup ini. Dan kita diajarkan untuk tetap tabah dalam menghadapi cobaan.

           

“Terkadang kita harus melalui kegelapan untuk menghargai indahnya cahaya.”

--MAGIC HOUR—

 

                                                                                                        Oleh:

 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda