“Adil” Untuk Semua Dalam Mencerdaskan Umat (Artikel Perpustakaan)

Alus DIY
By -
1
“Bapak kalau saya pinjam buku tentang motivasi ini boleh ndak?”, Tanya seorang pengamen yang datang untuk mengamen di sebuah rumah sederhana itu kepada Pak Agung. Pada awalnya si lelaki setengah baya itu datang untuk menyumbangkan suaranya tetapi tanpa diduga tertarik dengan adanya buku- buku yang terpajang rapi pada rak ruang tamu bapak Agung Nugroho. Beliau adalah pemilik Taman Bacaan Masyarakat Pustaka Keliling “Adil”.

Pustaka Keliling “Adil” merupakan salah satu Taman Bacaan Masyarakat yang ada di Ledok Tukangan DN II/177 RT 05 RW 01 Yogyakarta kecamatan Danurejan. Pada awalnya berdiri sebagai perpustakaan pribadi dengan koleksi 200 eksemplar buku dan 50 eksemplar majalah . Atas rekomendasi Bapak Douzan Al Farouq alm., beliau adalah Pejuang Literasi Indonesia dan kehendak pemiliknya yang mempunyai cita- cita mencerdaskan umat setiap saat menuju masyarakat yang bermartabat maka pada tahun 2003 diubah menjadi sebuah Taman Bacaan Masyarakat yang dibuka untuk umum.

Semakin hari pengunjungpun semakin bertambah dari berbagai lapisan masyarakat disekitar Danurejan yaitu anak- anak, remaja, dan orang tua. Bahkan sampai sekarang banyak pengunjung yang berasal dari luar Danurejan. Mereka dapat menjadi anggota dengan mengisi kartu anggota yang telah disediakan. Bagi masyarakat wilayah Danurejan pesanan buku dapat diantar seperti memesan pizza, yaitu menghubungi lewat sms atau telepon. Seiring dengan bertambahnya pengunjung maka kebutuhan akan buku bacaanpun semakin banyak. Pada tahun 2009 “Adil” mendapat sumbangan sebesar 7 juta rupiah dari Pemda Yogyakarta. Dana tersebut digunakan untuk membeli 4 rak buku, 1 almari, dan koleksi yang sebagian besar berupa koleksi islam. “Adil” telah menjadi anggota forum Taman Bacaan Masyarakat Yogyakarta, sehingga memudahkan dalam publikasi. Pada bulan juli 2010 “Adil” mendapatkan dana pengembangan TBM dari Perpustakaan Kota Yogyakarta sebesar 3 juta rupiah. Kini TBM tersebut telah mempunyai koleksi sekitar 1000 judul buku dan lebih dari 350 eksemplar majalah. 

Beberapa hal yang menjadikan “Adil” selalu ramai oleh pengunjung yaitu adanya kegiatan pendamping yang dilaksanakan secara rutin dan berkala. Kegiatan tersebut meliputi: pembinaan Orang tua, anak- anak, dan kelompok Usaha Kecil, pelatihan Kerajinan, berbagai perlombaan anak, majalah dinding, dan menonton film bersama. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan potensi yang mereka miliki sehingga masyarakat menjadi lebih baik. Selain kegiatan pendamping, “Adil” menarik pengunjung dengan cara meminjamkan buku- buku secara gratis Sehingga mereka bisa kapan saja datang meminjam atau pesan buku untuk diantar ke tempat tujuan tanpa mengganti uang bensin atau uang capek bahkan mulai bulan April 2011 kegiatan pustaka keliling semakin berkembang dengan adanya bantuan 2 motor keliling baru. Kegiatan yang dilaksanakan semakin beragam dan kerjasama dalam bidang pengelolaan koleksi dilakukan dengan Himpunan Mahasiswa Perpustakaan (ALUS-red). Begitulah kegiatan yang telah lama dilakukan untuk mencerdaskan umat. Yang menjadi prinsip hanyalah “banyak memberi daripada menerima”

Oleh: Sarofah
*Sarofah adalah Sekretaris Umum ALUS Periode 2011-2012 

Posting Komentar

1Komentar


  1. - Thượng Dương đạo hữu, cứu ta.

    Không gian nứt ra, Thiên Thủy đạo nhân cũng bị Hồng Liệt Lão Ma thổi vào, cho dù là pháp lực Hồng Liệt Lão Ma vừa mới tiêu hao hầu như không còn, nhưng nguyên thần tự bạo cũng tương đương toàn thịnh, không gian quanh mình vặn vẹo, Thiên Thủy đạo nhân nhất thời bị thổi tạdongtam
    game mu
    http://nhatroso.net/
    http://nhatroso.com/
    nhac san cuc manh
    tư vấn luật
    dịch vụ thành lập công ty trọn gói
    văn phòng luật
    tổng đài tư vấn pháp luật
    thành lập công ty
    http://we-cooking.com/
    chém gió
    trung tâm ngoại ngữi trong đó.

    - Thình thịch oành.

    Chính là tiếng bạo liệt này tới quá nhanh, Thiên Thủy đạo nhân nháy mắt đã bị thổi vào trong đó hóa thành tro tàn. Nhưng mặc kệ là Thiên Thủy đạo nhân cùng trữ vật nhẫn của Hồng Liệt Lão Ma cũng đều vào trong tay Thượng Dương đạo nhân.

    Nhạc Thành vẫn chú ý tới Thượng Dương đạo nhân, Nhạc Thành vừa mới cảm giác được Thượng Dương đạo nhân tuyệt đối là có cơ hội cứu Thiên Thủy đạo nhân, nhưng Thượng Dương đạo nhân đã cố ý không đi cứu.

    - Thượng Dương đạo nhân này mình phải đề phòng một chút mới được.

    BalasHapus
Posting Komentar