Rabu, 28 Januari 2015

Pengolahan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma


Pengolahan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma merupakan bentuk bakti masyarakat yang dilakukan oleh ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Bakti masyarakat ini dilakukan  oleh  ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan atas bentuk kerjasama dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) .
Dalam kegiatan ini, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma bekerjasama dengan ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan untuk mengolah koleksi yang berjumlah kurang lebih seribu eksemplar.
Pengolahan ini dilaksanakan pada (20/01) hingga (28/01) di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma yang beralamat di Karanganyar RT 1/RW 46, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.
Kegiatan ini dilakukan karena masih terdapat koleksi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma  yang belum diolah untuk dilayankan kepada pemustaka. Koleksi ini terdiri dari buku fiksi dan non fiksi.
Pada pengolahan ini, ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan memulai dengan seleksi koleksi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Wijaya Kusuma yang akan di olah hingga proses shelving sesuai dengan klasifikasi. Proses pengolahan ini,  bertujuan untuk memudahkan pemustaka dalam memanfaatkan koleksi yang ada.

Kamis, 22 Januari 2015

Kumpul Santai Bareng Pers


Divisi Pers ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan menyelenggarakan acara diskusi tentang jurnalistik fotografi dan video dengan tema “Kumpul Santai Bareng Pers”  yang dilaksanakan pada kamis (22/01) di Ngeban Resto & CafĂ© pukul 15.00-17.30 WIB berlangsung dengan suasana santai.
Acara ini mengundang narasumber dari UGM, saudara Ghozali Qudratullah yang berbagi ilmu seputar teknik jurnalistik fotografi dan video. Diskusi ini juga dihadiri oleh teman-teman ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan lintas divisi.
Strategi jurnalistik foto dan video yang menjadi topik utama ini dibahas secara detail mulai teknik pengambilan secara entire, detail, frame, angle hingga timing, selengkapnya baca disini. Acara ini diselenggarakan karena pentingnya menambah wawasan tentang dunia jurnalistik serta menjadi peran divisi pers sebagai jurnalis ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan untuk mendokumentasikan berbagai event yang diselenggarakan.