Berita Acara Pelatihan Otomasi berbasis SLiMS

Alus DIY
By -
1
The Library Automation Training of ALUS
(Berita Acara Pelatihan Otomasi Perpustakaan berbasis SLiMS)


   Jika melihat begitu banyaknya tersedia perangkat lunak gratis untuk membangun otomasi perpustakaan, maka tidak ada lagi alasan lagi bagi kita untuk menunda untuk mempelajari dan menguasai otomasi perpustakaan atau pembangunan perpustakaan yang mengoleksi data digital. pengelola perpustakaan tidak dapat lagi mengkambing hitamkan ketidak tersediaan perangkat lunak sebagai penyebab kegagalan otomasi perpustakaan atau pembangunan perpustakaan yang berbasis otomasi. Saat ini yang diperlukan adalah motivasi pengelola perpustakaan atau pustakawan, terlebih lagi bagi mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan untuk belajar menggunakan berbagai perangkat lunak otomasi perpustakaan secara gratis.
    Eksistensi perangkat lunak ini dapat dijadikan sebagai awal kebangkitan perpustakaan di Indonesia. Bangkit di tengah keterpurukan karena tidak tersedianya dana bagi pengembangan perpustakaan. Jika seluruh perpustakaan di Indonesia mampu memanfaaktan eksistensi perangkat lunak gratis maka seluruh perpustakaan akan mampu menjadi perpustakaan impian pengguna. Apabila ini terwujud maka perpustakaan tidak akan dipandingkan sebelah mata lagi.
Perangkat lunak otomasi perpustakaan memiliki fungsi untuk mempermudah kegiatan administrasi perpustakaan. Sebagai perangkat lunak otomasi perpustakaan maka SLiMS harus mampu mempermudah kegiatan administrasi perpustakaan. Jika melihat menu-menu yang disediakan SLiMS, perangkat lunak ini mampu menjalankan fungsi administrasi yang ada di perpustakaan. Kegiatan pengolahan, peminjaman, pengembalian, pemesanan koleksi, penyiangan, manajemen anggota, fasilitas pencetakan barcode (barcode koleksi dan anggota) serta berbagai jenis laporan. Dari fitur serta berbagai menu-menu yang ada di SLiMS, maka kita dapat melakukan modifikasi template sesuai dengan tingkat kebutuhan dan ketersesuaian ciri khas dari lembaga yang menggunakannya, oleh sebab itu, kegiatan tersebut dapat menjadi terobosan baru demi meningkatkan kreatifitas para calon pustakawan masa depan.
Berangkat dari wacana tersebut, ALUS (Assiciation of Library University Students), merasa terpanggil untuk melakukan pelatihan pemanfaatan software SLiMS sebagai bentuk pembekalan dan pendalaman pemahaman kepada seluruh anggota dalam mengaplikasikan software tersebut sebelum memasuki dunia kerja mereka di perpustakaan. Kegiatan pelatihan otomasi tersebut sebelumnya telah dipercayakan oleh DPPM (Divisi Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat), sebagai promoter untuk meningkatkan daya kreatifitas anggota.
   Agar lebih tertib dan konsisten, maka pelatihan otomasi tersebut dilakukan dalam tiga sesi. Untuk sesi I diselenggarakan pada tanggal 1 Juni 2011 di aula Masjid Al- Irsyad Sidobali Umbulharjo Yogyakarta, materi yang diajarkan pada pelatihan tersebut mencakup cara instalasi SLiMS menggunakan XAMPP, pelatihan tersebut dihandle langsung oleh Ketua Umum ALUS (Misbahul Munir). Pada pelatihan tersebut dihadiri oleh anggota ALUS sebanyak 30 orang. Pada sesi yang ke-II diselenggarakan pada tanggal 1 Oktober 2011, di tempat yang sama. Pelatihan tersebut dihadiri oleh anggota ALUS sebanyak 40 orang anggota, materi yang diajarkan pada pelatihan tersebut mencakup penguasaan menu-menu utama pada SLiMS. Pelatihan tersebut masih dihandle langsung oleh Ketua Umum ALUS, kemudian pelatihan sesi ke-III dilaksanakan di tempat yang sama pada tanggal 17 Desember 2011. Konsep acara sengaja dibuat sedikit berbeda dengan pelatihan-pelatihan sebelumnya. Pada pelatihan ini materi yang diangkat terdapat tiga sesi, dan masing-masing sesi dihandle oleh masing-masing perwakilan dari Divisi-Divisi ALUS. Sesi yang pertama diajarkan langkah-langkah input data digital (pdf, video, gambar dan teks yang berformat MS.Word) pada SLiMS. Materi tersebut dibawakan oleh Mukhlis (dari Divisi Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat), kemudian sesi kedua diajarkan cara melakukan modifikasi template (ganti logo, header pada template publik dan admin), Materi tersebut dibawakan oleh Gus Munir (dari Divisi Keanggotaan), kemudian sesi terakhir diajarkan cara merubah ukuran pada label, barcode dan kartu anggota, materi tersebut dibawakan oleh Nastain (dari Divisi Pengembangan Profesi). Pada pelatihan yang terakhir ini, para peserta terlihat begitu antusias mengikuti pelatihan, karena materi-materi yang diajarkan begitu menarik bagi mereka dan sebelumnya mereka belum pernah mencoba melakukan praktik secara langsung seperti yang dilakukan pada saat itu.
    Pada prinsipnya, kegiatan tersebut dilaksanakan Sebagai upaya untuk meningkatkan sikap profesionalisme dikalangan anggota ALUS yang melek terhadap Teknologi informasi, mengadakan latihan bersama terkait penguasaan aplikasi otomasi perpustakaan yang berbasis open source, Sebagai sarana peningkatan mutu dan kualitas keilmuan antar anggota terkait dengan penguasaan software otomasi perpustakaan, sebagai wujud kepedulian terhadap pentingnya menguasai aplikasi otomasi perpustakaan, sebagai calon pustakawan masa depan. Akhir kata, semoga hal yang sederhana tersebut dapat memberikan kontribusi yang besar untuk pengembangan skill pada anggota pada umumnya.

Oleh: Kepala Devisi Pengabdian Masyarakat (Mukhlis)

Posting Komentar

1Komentar

Posting Komentar