Senin, 24 September 2012

Pengumuman Seleksi Anggota Baru ALUS periode II


DAFTAR ANGGOTA YANG LOLOS SELEKSI PAB II ALUS DIY
TAHUN ANGKATAN 2012/2013

NO
NAMA
JUR/SMT
1.     
Aldira Nova
PII/3
2.     
Ardhina Pratiwi
PII/5
3.     
Auliya Hanifah
IPI/1
4.     
Ayu Yuli W
IPI/3
5.     
Chrisna Try Wibowo
PII/3
6.     
Dedy Iswantoro
PII/3
7.     
Endang Rahayu
IPI/3
8.     
Fitriani Robi’ah
IPI/1
9.     
Fransiska Yuni Kn
PII/3
10.  
Fuad Wahyu Prabowo
IPI/3
11.  
Gemma Hanggarsih Tiftazani
IPI/5
12.  
Habib Abdullah
IPI/1
13.  
Hafid Dotuz Zakia
IPI/5
14.  
Hani Prasetyo
IPI/3
15.  
Ira Saraswati
PII/3
16.  
Istikomah H
IPI/5
17.  
Khotimah Khasnah
IPI/1
18.  
Mamba’atus Sholihah
IPI/3
19.  
Muhammad Rasyid Ma’ruf
IPI/3
20.  
Nur Hasyim Latif
IPI/3
21.  
Nursyifa Fauziah
IPI/1
22.  
Rohman Damar W
PII/3
23.  
Sihabuddien Malikul A.
IPI/1
24.  
Siti Nurjanah
PII/1
25.  
Yuli Sytrisno
IPI/3

*NB : bagi yang tidak mengikuti seleksi pada tgl 22 September 2012 dinyatakan gugur.

Selamat untuk yang keterima semoga kedepannya kalian bisa membawa Perubahan yang baik bagi ALUS, tetap semangat.

Manfaat Membaca

Di zaman yang modern ini kita sadari kerjaan kita semakin banyak, kegiatan yang begitu padat bahkan 24 jam serta semakin canggihnya alat-alat gadget yang kita bawa sehari-hari, yang secara tidak sadar membuat orang-orang mulai jarang melirik buku atau bahkan membacanya. Sekarang ini, banyak orang yang lebih senang mengutak-atik gadget mereka, daripada membaca buku. Padahal, membaca buku tak hanya bisa memperluas wawasan dan pengetahuan kita, Membaca buku juga bermanfaat untuk kesehatan.

Hal itu diungkapkan para ilmuwan dari Oxford University. Mereka berpendapat membaca buku tidak hanya untuk kecerdasan, namun juga baik secara fisik dan psikologi. Menurut Profesor John Stein, membaca tak hanya mengikuti plot pasif, tapi juga menghadirkan imajinasi. "Kita merasa empati dengan karakter sehingga kita melalui semua pasang surut dengan mereka," kata Stein seperti dikutip dari GeniusBeauty. Selain itu, jika seseorang membaca buku tentang penciuman, rasa, atau gambar pemandangan, akan membuat bagian otak yang bertanggungjawab untuk persepsi akan mulai bekerja, seolah-olah itu terjadi dalam realitas.

Disamping itu, manfaat lainnya adalah, enam menit membaca juga bisa mengurangi tingkat stres sekitar dua pertiga. Tak cuma itu, membaca mampu membantu mengatasi stres lebih baik dibanding berjalan di alam atau mendengarkan musik dan dengan membaca buku juga akan bermanfaat dalam hal disiplin mental, seperti kemudahan perencanaan jangka panjang dan pengelolaan percakapan panjang tentang topik yang sama. Dengan begitu, alangkah pentingnya untuk menanamkan kecintaan membaca buku sejak kecil. 

selain itu, membaca buku teks lebih memiliki sensasi tersendiri ketimbang membaca buku elektronik atau ebook, bandingkan ketika anda membaca buku yang tebalnya 500 halaman dengan anda membaca buku elektronik di gadget anda selama 30 menit, tentu saja lebih menarik ketika anda membaca buku teks selain itu membaca di gadget anda bisa menimbulkan masalah pada mata anda. [Adm].

Rabu, 19 September 2012

Lima Fakta tentang Baca Buku

Siapa yang suka baca buku ????
bagi yang suka baca buku perlu nih tau ini fakta tentang buku...
kalian tahu kan tingkat kelarisan  sebuah buku di pasaran itu gak cuma bergantung sama isi, harga, dan siapa penulis buku itu, tapi juga karna beberapa faktor yang mempengaruhi keterbacaan buku, di antaranya ukuran, genre buku, dan sudut pandang pembaca.

Majalah Tempo edisi 17 September 2012 mengungkapkan sejumlah fakta mengenai membaca buku, seperti dikutip dari Dailyinfographic dan Nowsourching.

Berikut ini fakta tentang buku:

1. Jenis buku
Jenis buku yang paling banyak dibaca adalah buku percintaan, motivasi, sastra, dewasa, fiksi ilmiah, buku resep masakan, buku sejarah, dan buku agama.

2. Jumlah halaman yang dibaca
Sebanyak 30 % pembaca akan menyelesaikan bacaannya sebelum halaman 50.
Sebanyak 87 % pembaca membaca buku mereka sampai dengan 300 halaman. 
Sebanyak 74 % Pembaca membaca hingga 400 halaman, dan apabila semakin tebal buku tersebut, maka semakin sedikitlah persentase orang yang tuntas membaca buku tersebut. kira-kira untuk buku yang tebalnya sekitar 700 halaman cuma dibaca sekitar 35 % pembaca.

3. Harga buku
Buku dengan harga US$ 0,99 atau sekitar Rp 9.400 berpotensi 12 X lebih banyak terjual karena hargaanya yang murah.
Adapun buku seharga US$ 3,99 (sekitar Rp 37.900) lebih banyak menghasilkan pendapatan karena harganya relatif umum dan biasanya isi bukunya berbobot sehingga banyak diminati orang.
Sementara buku seharga US$ 7,99 (sekitar Rp 75.900) berpotensi 5 X lebih banyak dibaca karena harganya yang mahal orang tentu berfikir 3X sebelum membeli buku mahal mereka akan mempertimbangkan apakah buku itu benar-benar penting (dibutuhkan) bagi mereka atau tidak.

4. Pembaca lelaki dan perempuan
Pria 10 kali lipat cenderung tertarik pada buku yang menampilkan tokoh protagonis laki-laki. Sementara perempuan cenderung menyelesaikan baca buku 50 % lebih banyak ketimbang pria.

5. Kebiasaan membaca
Mereka yang berusia di bawah 40 tahun memiliki rata-rata kecepatan membaca 48 halaman per jam, lama baca 12 menit, dan dalam sekali mampu membaca sampai 146 halaman.
Adapun mereka yang berusia di atas 40 tahun memiliki rata-rata kecepatan membaca 22 halaman per jam, lama baca 20 menit, dan mencapai 277 halaman dalam sekali baca.

Selasa, 18 September 2012

JOGJA MEMBACA JILID II

HELLO Mas, Mbak. . .Kali ini ALUS Punya Agenda nih.
ALUS mau bikin kegiatan namanya Jogja Membaca.
Apa sih Jogja membaca itu ?
Kegiatan Jogja membaca ini sebenernya udah pernah dilakukan sebelumnya kurang lebih satu tahun yang lalu oleh Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bertempat di Stasiun Tugu.

     Nahhh karena tahun lalu ada personil ALUS yang dilibatkan, dan melihat hasil yang memuaskan karena begitu antusiasnya tanggapan masyarakat tentang jogja membaca tersebut maka ALUS memiliki keinginan untuk melanjutkan kegiatan JOGJA MEMBACA yang sebelumnya dan munculah ide untuk membuat ACARA JOGJA MEMBACA JILID II.
karena pada acara JOGJA MEMBACA pertama hanya di Stasiun Tugu maka untuk acara JOGJA MEMBACA JILID II ini ALUS akan mencoba untuk melakukannya di 5 tempat antara lain : Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan,  Jl. Malioboro depan Hotel Ina Garuda, Titik Nol Km dan Rumah Sakit dr. Sardjito.
Teknis acaranya hampir sama dengan acara Jogja membaca pertama yaitu kita mengajak masyarakat jogja atau masyarakat yang sedang singgah di jogja untuk meluangkan waktunya untuk membaca, ini adalah salah satu gerakan untuk menumbuhkan minat baca masyarakat.
karena membaca merupakan suatu kebiasaan yang baik dan karena membaca pula masyarakat bisa memiliki pengetahuan yang luas.
Selain mengajak Masyarakat untuk membaca rekan-rekan ALUS juga nantinya akan membagi-bagikan buku gratis kepada masyarakat di 5 tempat tadi.

    Nahhh Bagi temen-temen yang punya Buku banyak mau ikut berbagi buku dengan sesama warga jogja, temen-temen bisa mendonasikan buku tersebut kepada kami.
bagi yang ingin menyumbangkan  buku, majalah, komik dll baik itu baru maupun bekas bisa menghubungi kami :

Contact Person : 085643308181 (Lukky)
Twitter              : @jogjabaca
Email                : alusdiy@gmail.com 

Semoga dengan acara semacam ini masyarakat jogja akan semakin gemar membaca dan membuat Jogja dikenal oleh masyarakat tidak hanya sebagai kota pelajar tetapi juga sebagai kota membaca. [TyoSBS]

Sabtu, 08 September 2012

Penerimaan Anggota Baru ALUS Gelombang II

Informasi Penerimaan Anggota Baru ALUS

Persyaratan :
1. Terdaftar sebagai mahasiswa UIN Sunan Kalijaga
2. Membuat artikel yang berkaitan dengan perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi (PUSDOKINFO) *artikel dibawa pada saat tes seleksi
3. Menulis motivasi masuk ALUS
4. Mengumpulkan pas foto ukuran 3x4 (2 lembar)


Pendaftaran
Tanggal : 17 - 20 September 2012
Pukul : 08.00 - 14.30 WIB
Tempat : Stand Pendaftaran ALUS di Lobby Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN sunan kalijaga yogyakarta

Seleksi/Ujian :
Tanggal : 22 September 2012
Pukul : 08.00 - 12.00 WIB
Tempat : Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga yogyakarta

Pengumuman :
Tanggal : 25 September 2012
di Umumkan di :
Papan Pengumuman Fakultas
Group FB ALUS >> https://www.facebook.com/groups/259598950799628/
Twitter ALUS >> http://www.twitter.com/alusdiy
Web ALUS >> http://www.alusjogja.org/






















Jumat, 07 September 2012

INTERNATIONAL WORKSHOP & CONFERENCE

Kesempatan emas buat kawan-kawan bertemu Library and Information Science Expert dr berbagai penjuru negeri.Dalam rangka 60 tahun Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Indonesia.

Perpustakaan Bagi Remaja

Benar adanya jika berbagai pendapat mengatakan bahwa pergi ke perpustakaan itu membosankan, apalagi dikalangan remaja yang akan menjadi pembangun bangsa. Jarak antara pembaca dan perpustakaan kian jauh. Salah satu yangt membuat kita enggan untuk pergi ke perpustakaan adalah perubahan tatanan pemikiran tentang perpustakaan ataupun keingintahuan yang semakin turun secara drastis di Indonesia.

Tunggu dulu, sebelum lebih jauh kita membicarakan menganai perpustakaan ada baiknya kita cermati dulu seklias tentang pengertian perpustakaan.

   Perpustakaan dapat diartikan sebagai suatu sarana prasarana yang dibangun oleh lembaga suatu pendidikan ataupun masyawakat untuk menambah pengetahuan dengan membaca, didalam perpustakaan teradapat puluhan bahkan ribuan buku dengan berbagai macam disiplin ilmu yang disediakan perpustakaan secara gratis. Bahkan untuk Perpustakaan umum sebenarnya lingkup jaringannya luas, tidak terbatas pada usia, status sosial dan siapa yang membaca.

Apalagi kalau fasilitas maupun kenyamanan yang tersedia dalam perpustakaan kurang nyaman, pasti akan menambah kebosanan kita untuk pergi ke perpustakaan.

Mengapa bisa demikian ?

    sudah menjadi naluri manusia bahwa apa yang tersedia secara bersihm nyaman dan rapi pasti akan menambah kenyamanan dan semangat belajar apalagi dikalangan remaja saat ini.
seperti halnya juga perpustakaan yang apabila dikelola dengan baik serta memiliki fasilitas yang memadai pasti akan menambah semangat dan keinginan untuk pergi ke perpustakaan selain itu pengunjungpun bisa nyaman membaca diperpustakaan dan tidak merasa bosan.
Adanya perpustakaan yang menjadi gudang ilmu ternyata tidak mendapat respon yang baik dari para remaja sehingga pengunjung perpustakaan pun akan semakin sedikit. Pemahaman remaja tentang perpustakaan pun masih sempit dan tidak berfikir maju. Hal itu dapat disebabkan kurang maksimalnya pemanfaatan waktu untuk belajar sehingga waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar terbuang sia-sia untuk bermain, pergi ke mall dll.

Faktor yang membuat malas untuk keperpustakaan

   PERTAMA, yaitu dari faktor diri sendiri, mungkin karena kita kurang memiliki kesadaran untuk menambah ilmu, rasa keingintahuan yang rendah, pekerjaan yang menumpuk atau bahkan sudah merasa cukup dengan ilmu yang kita miliki sekarang sehingga kita malas untuk belajar lagi dan menambah ilmu di perpustakaan. Dari pola pemikiran demikian akan menimbulkan pemikiran yang negatif bahwa menjenuhkan untuk pergi keperpustakaan karena mungkin sudah nyaman dengan kondisi yg demikian.

   Ada juga faktor dari luar, hal ini disebabkan karena kita kurang bisa memanage waktu dengan baik, kurangnya perencanaan kegiatan sehari-hari. Misalnya bermain dan akhirnya lupa waktu untuk belajar dan mungkin juga karena akibat pengaruh perkembangan teknologi sehingga kita lebih suka menghabiskan waktu dengan gadget-gadget kita daripada membaca buku atau bahkan pergi ke perpustakaan. Selain itu kejenuhan pengunjung juga bisa sangat terjadi ketika penglola perpustakaan kurang memperhatikan layanan dan fasilitas untuk para pengunjung, seperti misalnya maslah kebersihan, perawatan buku, dll.
Apabila buku dan fasilitas terjamin dapat menjadi andalan pemikat pembaca tentunya minat baca para remaja akan semakin tergugah, meskipun hanya datang ke Perpustakaan saja serta menjadi awal penyesuaian diri mereka untuk mengenal perpustakaan yang nyaman, tertata rapi dan jauh dari apa yang mereka pikirkan tentang perpustakaan yang membosankan.

Berikut ini adalah tips dan trik yang dapat menjadi masukan berharga dalam menambah semangat untuk pergi ke perpustakaan:

Tumbuhkan Rasa keingintahuan
   Menumbuhkan rasa keingintahuan dapat mendorong semangat belajar sehingga sebelum mendapatkan jawaban pemecahan masalah pasti akan t erus menerus mencari jawaba, dan solusinya adalah pergi ke perpustakaan untuk mencari jawabannya.
Manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin
Daripada main-main gak jelas apalagi cuma mehambur-hamburkan uang akan lebih baik jika bermain diperpustakaan, kita juga bisa menghilangkan rasa bosan kita dengan membaca koleksi-koleksi perpustakaan yang bagus dan unik sehingga waktu kita lebih bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kita.

Hilangakan pemikiran negatif kita tentang perpustakaan
   Sekarang jaman udah maju, perpustakaan kini dan dulu udah jauh berbeda, perpustakaan juga kini sudah banyak yang menerapkan teknologi untuk menunjang kegiatan pelayanan di perpustakaan. Selain itu perpustakaan sekarang juga sudah mulai mau menampung dan menanggapi aspirasi atau usulan, kritik saran dari para pengunjung, karena majunya sebuah perpustakaan juga berkat para pengunjung, merekalah yang mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada diperpustakaan.

Jangan takut dikatakan cupu atau gak gaul
Jangan salah sekarang gak Cuma orang-orang cupu yang pergi keperpustakaan, bahkan yang biasanya yang pergi ke perpustakaan itu adalah orang-orang pinter dan orang-orang penting yang membutuhkan sumber informasi untuk penelitian, riset dll.
Kalo kita mau jadi sukses kita juga harus rajin menambah ilmu, agar wawasan kita menjadi luas, dan sebenernya yang dibilang Cupu itu bukan orang yang sering ke perpustakaan tapi orang yang gak tau apa-apa, wawasannya sempit. Tidak ada kata terlambat untuk memulai kegiatan yang baik, mulai sekarang mari kita niati berasama untuk memulai kebiasaan membaca dan pergi ke perpustakaan. [Eka Apriliani]